sulitnya kita untuk memahami hal ini yang sebenarnya jika kita bisa mengartikan dari bahasa ini sangatlah bertolak belakang/berbeda.
"Cinta karena Nafsu atau Nafsu karena Cinta" ArtCint menguak dengan beberapa pengetahuan yang telah berhasil di kumpulkan hingga saat ini, coba pahami..
Cinta karena Nafsu
Pemahaman dalam pengartianya bahwa Cinta karena nafsu ini identik dengan unsur Emosi belaka, ia tak pernah memikirkan hal-hal kebelakang, melainkan ia cenderung memikirkan masa-masa sekarang. Pemahaman dalam hal ini biasanya menunjukan sifat keegoisannya, keras kepala, tak mau tau tentang pasanganya bahkan walau sang pasangan sering merasakan keterpaksaan. Cinta karena Nafsu ini patutlah kita koreksi dan kita pecahkan, benarkah kita merupakan tergolong yang demikian..?
Ia Cinta karena adanya rasa Nafsu pada pasanganya, namun bisakah Cintanya itu kan terjaga sedang Cintanya itu hanya karena Nafsu..??
ArtCint : yah selagi si pasangan kita itu bisa membuat kita berNafsu entah karna masih Cantik/Tampan jika sudah tak lagi...? akankah ada rasa Cinta itu...? karna dalam pandangan hanya mementingkan dari segi Fisik karena kita Cinta.
berbeda dengan :
Nafsu karena Cinta
Beberapa shobat mungkin patutlah berlaku yang seperti ini, karna apa Nafsu karena Cinta yang dipahami dengan istilah "maintain dignity" (menjaga Martabat) atau etika, ini berkesan mengambil dalam hubungan yang lebih utama karna ia lebih besar mengartikan "Arti Cinta" nya dari pada Nafsu. Nafsu karena Cinta senantiasa tak berfikir untuk mementingkan dirinya sendiri saja ia berpandangan bahwa Nafsu hanya pada Nomor urut yang kesekian kemudian, karna ia selalu memandang untuk jangka waktu yang panjang karna ia senantiasa menimbang dengan yang di Cintanya untuk menjaga perasaan. Semoga saja kita merupakan tipe orang yang seperti ini..
Ia memang Nafsu namun karena ada rasa Cinta, dan semoga Nafsunya itu kan tetap terkontrol oleh adanya rasa Cinta dan Sayang mestinya jadi takan berterus dalam hal yang Negatif.
ArtCint : saluut.. karna Nafsunya itu karna adanya rasa Cinta, jadi mungkin takan berambisi untuk mementingkan pribadinya(diri sendiri) dan kan senantiasa menuju untuk kepentingan bersama karna ia memandang dari segi Perasaan/Hati.
Jangan lah kau pandang Cinta itu dari segi Fisik(akal), namun buatlah sebuah nilai dari segi Hatinya(ketulusan)
"Cinta karena Nafsu atau Nafsu karena Cinta" ArtCint menguak dengan beberapa pengetahuan yang telah berhasil di kumpulkan hingga saat ini, coba pahami..
Cinta karena Nafsu
Pemahaman dalam pengartianya bahwa Cinta karena nafsu ini identik dengan unsur Emosi belaka, ia tak pernah memikirkan hal-hal kebelakang, melainkan ia cenderung memikirkan masa-masa sekarang. Pemahaman dalam hal ini biasanya menunjukan sifat keegoisannya, keras kepala, tak mau tau tentang pasanganya bahkan walau sang pasangan sering merasakan keterpaksaan. Cinta karena Nafsu ini patutlah kita koreksi dan kita pecahkan, benarkah kita merupakan tergolong yang demikian..?
Ia Cinta karena adanya rasa Nafsu pada pasanganya, namun bisakah Cintanya itu kan terjaga sedang Cintanya itu hanya karena Nafsu..??
ArtCint : yah selagi si pasangan kita itu bisa membuat kita berNafsu entah karna masih Cantik/Tampan jika sudah tak lagi...? akankah ada rasa Cinta itu...? karna dalam pandangan hanya mementingkan dari segi Fisik karena kita Cinta.
berbeda dengan :
Nafsu karena Cinta
Beberapa shobat mungkin patutlah berlaku yang seperti ini, karna apa Nafsu karena Cinta yang dipahami dengan istilah "maintain dignity" (menjaga Martabat) atau etika, ini berkesan mengambil dalam hubungan yang lebih utama karna ia lebih besar mengartikan "Arti Cinta" nya dari pada Nafsu. Nafsu karena Cinta senantiasa tak berfikir untuk mementingkan dirinya sendiri saja ia berpandangan bahwa Nafsu hanya pada Nomor urut yang kesekian kemudian, karna ia selalu memandang untuk jangka waktu yang panjang karna ia senantiasa menimbang dengan yang di Cintanya untuk menjaga perasaan. Semoga saja kita merupakan tipe orang yang seperti ini..
Ia memang Nafsu namun karena ada rasa Cinta, dan semoga Nafsunya itu kan tetap terkontrol oleh adanya rasa Cinta dan Sayang mestinya jadi takan berterus dalam hal yang Negatif.
ArtCint : saluut.. karna Nafsunya itu karna adanya rasa Cinta, jadi mungkin takan berambisi untuk mementingkan pribadinya(diri sendiri) dan kan senantiasa menuju untuk kepentingan bersama karna ia memandang dari segi Perasaan/Hati.
Jangan lah kau pandang Cinta itu dari segi Fisik(akal), namun buatlah sebuah nilai dari segi Hatinya(ketulusan)
No comments:
Post a Comment